
Membaca karya novel Dewi Lestari atau yang lebih dikenal dengan nama penanya "dee" selalu menyuguhkan nuansa baru dalam membaca sebuah novel, dee selalu berusaha untuk menyelami kata demi kata lalu menginterpretasikan dengan indah maksud dan tujuan yang ditulisnya. tak juga dalam novel satu ini "rectoverso", mungkin aku adalah orang yang terlambat membaca novel ini, tapi tak ada kata terlambat untuk membaca kan..hehehe (ngeles).
Tak sengaja tahu novel ini ketika aku menemukan twitter @pusatsakawbukudee yaitu tempat nongkrongnya para pecinta novel2 dee...disini di ungkapkan sebelas kisah dan sebelas lagu yang dibuat oleh dee. Menarik memang jarang bahkan belum ada karya novel dinegeri ini yang memadukan visual serta audio untuk menikmati dan mengahayati isi sebuah novel. Salah satu alasan kenapa aku sangat mengidolakan Dee adalah cara Dee bercerita yang unik, simple dan to the point. Dee tahu benar bagaimana cara mengaduk-aduk emosi pembaca tanpa harus jatuh ke dalam cerita yang bertele-tele dan cenderung lebay dalam penceritaan.
" Dengar fiksinya, Baca musiknya, Dan temukan sebuah pengalaman baru"
ini adalah tag line dari novel ini, sangat menarik memang. dan layak untuk anda baca. Temukan sensasi baru dalam membaca sebuah novel.
Dee is my fav writer! kalo kamu bisa liat, gaya penulisan aku banyak terinspirasi dari dia. tapi aku yakin, kalo kita teruuus menulis apapun yang mau kita tulis, lambat laun kita akan punya ciri khas sendiri.
BalasHapusItu yang mau aku bilang ke kamu. teruslah menulis, sampai kamu temukan ciri khasmu sendiri :)
Wah iya ma..nih kata temenku,,
BalasHapuside itu banyak, tapi yang sulit itu bikin tulisan kita jadi menarik...dan kamu punya itu,,
tampaknya kamu harus memikirkan profesi baru..hahaha :))