Kamis, 12 Januari 2012

Pinta


Adakah kaki malaikat yang sudi menendang aku sampai benar-benar masuk dalam hatinya? Aku ingin melihat senyum Tuhan saat ia terselip dalam doaku.

“Tuhan, bungkuslah jiwaku, tali-pitakan jantungku, hadiahi hidupnya!”

Demikian aku berdoa. Siang dan malam. Aku ingin menyentuh tangannya saat hatiku disentuh Tuhan. Pula seusai aku datang pada Tuhan, aku ingin datang padanya. Aku meminta kepada Tuhan;

“Tuhan, tulis namaku, kirimkan padanya!”

Demikian doaku juga. Aku ingin Tuhan menjatuhkan lututku di atas tanah hatinya, kemudian mulutnya membuka, dan lalu memuji Tuhan.

“Amin.”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar