
Maafkan aku kalau aku lucu. Maafkan aku. Aku minta maaf jika aku membuatmu menahan tawa dan kau jadi begitu benci jika dirimu tertawa karena aku. Tapi apa yang harus aku lakukan? Apa aku harus berubah menjadi sedemikian tampannya, dan pekerjaanmu hanya berliur melihat mataku, dan kau tubuhmu hanya gemetar saat aku duduk di sampingmu? Tidak begitu.
Aku bisa membakar seisi matamu hanya dengan satu kalimat manis yang dengan mudahnya keluar dari mulutku, tetapi untuk apa jika itu berasal dari hati yang dingin? Aku tidak ingin kau menggigil, sebab aku sanggup menghangatkanmu. Yang terpenting adalah karena aku, kau merasa nyaman, tidak dalam tekanan dan tentunya, kau jauh dari apapun yang menyedihkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar