
Secara tidak sadar kita melangkah. Diam-diam aku meminta kamu. Itu adalah permintaan yang aku lakukan secara sadar. Mungkin karena aku yang memang tidak bisa move on. Atau memang kita diciptakan untuk bersama. Ya, sesederhana itu saja.
Suatu hari aku pulang dengan sebuah pernyataan besar di kepala.
"Setiap orang akan sampai di masa, berhenti mengandalkan kekuatan sendiri. Dan menyerah kepada kekuatan yang lebih besar darinya."
Satu hal yang perlu aku lakukan adalah menyerah. Menerima kekalahanku dan memintamu dalam diam. Memintamu dalam setiap kelelahanku. Memintamu dalam setiap air mata yang meleleh. Memintamu dalam setiap kekosongan. Memintamu dalam setiap keberadaan.
Memintamu.
Terserah saat ini kamu tidak mendengarku. Atau kamu pura-pura buta tidak melihatku. Aku akan terus memintamu.
Memintamu sampai kamu mau.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar