
Ada orang bisa membawa mobil, tetapi tidak bisa membawa diri. Orang itu ugal-ugalan dan tidak patuh kepada rambu. Sama halnya pula, ada orang berjalan kaki, tapi bukan sedang berjalan-jalan. Ia hanya harus pulang dengan rasa keram pada lututnya.
Maka demikianlah aku lebih merasa beruntung ketimbang layak. Karena sering di dalam sekitaran hidupku, ada ketiadaan di dalam keberadaan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar