
Aku tidak suka ini. Ketika aku hendak bergerak maju, kau selalu datang. Aku sudah tidak terbiasa lagi dengan kedatanganmu. Aku hendak berpergian. Aku hendak menjelajah tempat baru. Aku hendak terbang tinggi ke tempat dimana kau tidak bisa menjangkauku.
Lalu, kau memang tidak akan menjangkauku. Kau tidak bisa. Bagiku kau sudah mati. Bagiku kau sudah tidak seru lagi untuk dibahas di hati dan juga di pikiranku. Mau apa lagi sih? Terakhir kali kita bertemu, kau bilang kau kangen.
Ya, aku masih menjawabnya dengan: aku juga kangen.
Tapi tiba-tiba, segala sesuatu berubah. Betul? Kau buatku sedih dengan keputusan-keputusanmu. Kau bersama—sudahlah. Aku menghargai. Aku menghormati segala sesuatunya. Saat ini aku punya sayap. Sayapku satu, tapi aku ingin terbang.
Tolong, aku mohon! Jangan ganggu aku.
Berhentilah muncul di mimpiku. Berhentilah menyayangiku lewat mimpi. Berhentilah menciumku lewat mimpi. Berhentilah menyentuhku, walau hanya lewat mimpi. Aku ingin melupakanmu. Tempat tidurku kini penuh, aku meletakkan banyak bantal, supaya tak ada sisa untuk –badanmu.
Tapi pergilah.
if you're lost you can look, and you will find me
time after time
if you fall I will catch you, I'll be waiting
I’m NOT waiting for you.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar