
Jika kamu punya cerita cinta yang memalukan. Mungkin kamu bisa membaginya kepadaku. Aku ingat dulu, selama bertahun-tahun aku pernah mencintai seseorang. Ia cinta pertama. Tidak banyak yang tahu. Karena aku cenderung tertutup untuk urusan yang satu ini.
Menikmati cinta diam-diam. Adalah kenikmatan tersendiri bagiku. Tidak hanya itu, bisa dibilang itu juga adalah sebuah kebanggaan. Karena ketika aku mencintai, paling tidak aku masih sadar bahwa aku adalah manusia yang butuh orang lain.
Ah, klise sekali.
Tapi begitulah. Melakukan sesuatu secara diam-diam. Tanpa banyak mengumbar. Mungkin akan melatihmu untuk mengenal perasaanmu lebih dalam. Terlalu banyak cinta yang datang dan pergi. Beberapa diantaranya sangat liar. Tapi aku menikmatinya. Aku tidak pernah menolak mereka. Sejauh ini aku menjalaninya dengan kesigapan.
Tidak sempurna. Banyak kesalahan. Sampai suatu ketika aku bangun dengan pemikiran bahwa aku membutuhkan seseorang untuk dicintai karena aku tidak mau hanya membagi apa yang aku rasa dengan diri sendiri. Sungguh aku membutuhkan orang lain. Bukan hanya pasangan ia juga sahabat.
Jika memang itu adalah kamu ... aku tidak keberatan untuk berbagi segala sesuatu denganmu. Begitupun sebaliknya, aku akan mendengarkan apa yang kamu keluhkan. Aku akan ada di samping tidurmu, mendengarkanmu bercerita sampai mengantuk. Dan aku tidak segan-segan untuk menggunakan jari-jariku mengusap punggungmu yang lelah. Lalu memelukmu erat, supaya kamu selalu bisa merasakan hangatnya tubuhku.
Jika kamu mau?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar