
dengan kata apa lagi harus berucap agar kau mau sedikit mengerti
Lalu dengan pesan apa lagi yang harus kurangkai agar kata ini tersampaikan padamu
Jangan tatap aku dengan mata yang nanar itu
sulit membalikkan langkah walau hanya sekejap padamu
Dirimu adalah gerhana bulan
sedikit sekali waktumu untuk kupandangi
Aku selalu melawan angin yang menuju padamu
tapi kau tahu kadang angin begitu menyesatkan
didalamku ada seonggok hati yang terus berteriak nyaring
Tiap malamku adalah caci maki pada diriku sendiri
menyeruak sang hati ingin didengar ingin diakui
Kini semua itu lunas
walau kau tak juga mengerti
mungkin aku yang terlalu egois untukmu dan untuknya
lalu kenapa khawatir jika ini telah dituliskan
ini aku dengan sedikit kewarasanku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar