Sabtu, 01 Oktober 2011

Aku Gila Bukan Bodoh


Tersebutlah pasangan suami istri di sebuah kota gudeg. Sang suami bekerja sebagai seorang guru besar di sebuah universitas ternama dikota itu, sedangkan istrinya adalah orang penting yang menduduki jabatan dirut perusahaan ternama dikota itu.

Sepasang suami istri hidup dengan kondisi keluarga yang terjadi pada kebanyakan di kota metropolitan pada umumnya, mereka sering beradu argumen tentang ilmu siapa yang sebenarnya lebih tinggi dari mereka berdua. Jika sang suami melontarkan bagaimana tentang teori ekonomi klasik serta apilikasinya untuk menunjang ekonomi di negeri ini, mka sang istri pun beradu argumen bahwa mazhab klasik itu sudah tidak relevan dengan kondisi yang ada sekarang, dan bagaimana mazhab keynes adalah satu-satunya mazhab yang dapat membawa pencerahan dinegeri ini.

Pada suatu ketika pasangan suami istri itu berencana pergi ke daerah wisata Kopeng yang berada di kota Salatiga. Mereka berangkat bersama anak mereka yang masih kecil. Kira-kira baru menginjak SD. Baru separo perjalanan mobil mereka pun mogok, tepat di depan sebuah Rumah Sakit Jiwa di kota Magelang. Mobil pun menepi dan sang suami mencoba membuka kap mesin mobilnya, mencoba memperbaiki mobilnya.

Satu demi satu mur dan baut pada mesin itu coba dilepas. Tanpa sengaja sang anak yang sedari tadi asyik melihat ayahnya memperbaiki mobil, bermain-main dengan mur dan baut mobil yang dilepas oleh sang anak, dibuanglah mur baut itu ke dalam selokan depan RSJ yang berlumpur.

Seketika paniklah kedua suami istri tersebut, maka mereka berdua dengan kebingungan mencari mur dan baut yang dibuang oleh anak mereka. Berjam-jam mereka mencari - cari di dalam selokan tersebut.

Tanpa sadar ada seorang gila yang sedari tadi memperhatikan kegiatan mereka.

"Lagi pada ngapain kamu disitu, saya yang udah gila 15 tahun disini aja g pernah dapat ikan kalo mancing disitu." Kata orang gila itu

Lalu sang suami menimpali. "Kami disini g lagi mancing mas, kami lagi cari mur dan baut"

"Lha wong saya cari ikan saja g pernah dapat2, apa lagi kamu yang cari mur dan baut."

"Kenapa g beli saja mur dan baut di bengkel seberang jalan". sambil menunjukkan bengkel mobil diseberang jalan.

"Sini saya bantu dorong mobilnya ke bengkel seberang jalan", kata orang gila itu lagi

alhasil mobil itu mulai di dorong ke bengkel yang terletak diseberang Rumah Sakit Jiwa tadi. Sambil mengucapkan terimakasih, bapak tadi bertanya pada orang gila tadi.

"kok bisa ya, padahal kan kamu gila"

Lalu Orang gila itu pun menjawab kembali

"saya kan gila, tapi g bodoh", sambil ngeloyor pergi.

1 komentar: