Sabtu, 08 Oktober 2011

Curhat


Dengan sedikit kepura-puraan, aku bisa membuatmu tersenyum.

Dengan bersandiwara, aku bisa membuatmu percaya.

Tetapi tidak dengan itu aku ingin dicinta.


Rasa kagum ada syaratnya, tetapi cinta memiliki hukum sendiri.

Aku akan mengakui bahwa inilah aku yang sesungguhnya, aku tidak ada apa-apanya dibanding sosok aku yang selama ini kau kenal.


Mungkin banyak yang berkata bahwa aku bukan orang yang tepat untukmu. Mungkin mereka benar

Aku hanya tidak ingin membenarkan kelemahanku.

Namun kau boleh mendengar aku bicara dengan jujur, sebab karena aku mencintaimu, aku sanggup mengatakan hal ini.


Aku tidak ingin menyakitimu, bahkan aku tidak sanggup melakukannya.

Aku mencintaimu, entah dari mana aku mendapat kekuatan itu, tetapi demi kamu aku akan berjuang melawan segala keinginanku.


Aku tahu ini hal yang tidak mudah untuk membuatmu yakin, terlebih mereka.

Ada berbagai noda melekat di diriku, kau boleh melihatnya.


Sekarang siapa yang sangka kau ada di hati ini, Aku tidak mengatakan aku telah sepenuhnya bersih.

Hanya di matamu aku dapat melihat keyakinan, melihat diriku yang sebenarnya, yang tidak ditutup-tutupi, yang tidak disembunyikan.


Inilah aku, yang karena kehadiranmu aku patut mengucap bersyukur.

Pengakuan



aku terlambat mengemasi gelisah yg kamu tinggalkan
sementara, malam terlanjur jatuh cinta kepada diam
Telah kelu bibir ini hendak menyeruak berkata kepadamu
sang hatipun tak kalah sengitnya ingin diakui

Telah kuhamparkan waktumu untukmu pulang
terbang bebas teduhkan badaimu

langkah baru ingin kusetapaki bersamanya
dia awal yang bermula
tanpa tanda tanya

Kewarasan


dengan kata apa lagi harus berucap agar kau mau sedikit mengerti
Lalu dengan pesan apa lagi yang harus kurangkai agar kata ini tersampaikan padamu
Jangan tatap aku dengan mata yang nanar itu
sulit membalikkan langkah walau hanya sekejap padamu

Dirimu adalah gerhana bulan
sedikit sekali waktumu untuk kupandangi
Aku selalu melawan angin yang menuju padamu
tapi kau tahu kadang angin begitu menyesatkan

didalamku ada seonggok hati yang terus berteriak nyaring
Tiap malamku adalah caci maki pada diriku sendiri
menyeruak sang hati ingin didengar ingin diakui

Kini semua itu lunas
walau kau tak juga mengerti
mungkin aku yang terlalu egois untukmu dan untuknya

lalu kenapa khawatir jika ini telah dituliskan
ini aku dengan sedikit kewarasanku


Peluk - dee

"... Rasakan semua, demikian pinta sang hati. Amarah atau asmara, kasih atau pedih, segalanya indah jika memang tepat pada waktunya. Dan inilah hatikum pada dini hari yang hening. Bening. Apa adanya."

Menahun, ku tunggu kata-kata
Yang merangkum semua
Dan kini ku harap ku dimengerti
Walau sekali saja pelukku

Tiada yang tersembunyi
Tak perlu mengingkari
Rasa sakitmu
Rasa sakitku

Tiada lagi alasan
Inilah kejujuran
Pedih adanya
Namun ini jawabnya

Lepaskanku segenap jiwamu
Tanpa harus ku berdusta
Karena kaulah satu yang kusayang
Dan tak layak kau didera

Sadari diriku pun kan sendiri
Di dini hari yang sepi
Tetapi apalah arti bersama, berdua
Namun semu semata

Tiada yang terobati
Di dalam peluk ini
Tapi rasakan semua
Sebelum kau kulepas selamanya
Tak juga kupaksakan
Setitik pengertian
Bahwa ini adanya
Cinta yang tak lagi sama

Lepaskanku segenap jiwamu
Tanpa harus ku berdusta
Karena kaulah satu yang kusayang
Dan tak layak kau didera

Dan kini ku berharap ku dimengerti
Walau sekali saja pelukku

(Teruntuk Hati diheningnya pergantian dini hari 8 oktober 2010)


Rabu, 05 Oktober 2011

Penantian




Teruntuk Bidadariku
Terlihat firman tuhan dari matamu, Perilaku serta santun bahasamu
Engkau sosok cantik yang ingin kusayang
Semoga kita bertemu dalam rangkaian indah iman


Senin, 03 Oktober 2011

Kotak Susu



Dua bulan yang lalu kawanku pernah bercerita, tentang seorang perempuan yang ditemuinya
"kau takkan menemukan wanita seperti ini, langkahnya, senyumnya".

aku menganggap temanku itu gila, mana ada di jaman sekarang wanita yang begitu sempurna.

"Kamu g ajak kenalan cewek itu?"

"Mana berani aku, sudah kucoba, bibirku kelu medadak jika aku ingin mencoba"

Aku jadi penasaran, sebenarnya kau siapa?

Sebulan yang lalu temanku datang padaku

"Hari ini rasanya sudah cukup"

"kamu menyerah?"

"What is funny quote? a quote that makes you laugh at yourself, something just crushed my head. and it feels like a headache, i got really mad. aku selesai ."

keningku mengkerut mecari penjelasan.

Maka sejak hari itu aku mulai mengambil keputusan, menunggu jadwal soremu, mengambil sekotak susu dibarisan paling belakang kulkas mini market itu.

****************
Sepatumu melangkah memasuki minimarket itu. Aku memandangimu dengan seksama, hem kerja bermotif garis, rok panjang hitam polos berbekas lipatan hasil setrikaaan rapi. Kau ambil sekotak susu pada baris paling belakang dari isi kulkas. Aku tahu kebiasaanmu. Sudah sebulan ini aku menguntitmu.

Sejak hari itu juga mendadak bibirku menjadi kelu seperti temanku. walapun hanya sekedar untuk mengucapkan

"Hai, siapa namamu?"




Sabtu, 01 Oktober 2011

Aku Gila Bukan Bodoh


Tersebutlah pasangan suami istri di sebuah kota gudeg. Sang suami bekerja sebagai seorang guru besar di sebuah universitas ternama dikota itu, sedangkan istrinya adalah orang penting yang menduduki jabatan dirut perusahaan ternama dikota itu.

Sepasang suami istri hidup dengan kondisi keluarga yang terjadi pada kebanyakan di kota metropolitan pada umumnya, mereka sering beradu argumen tentang ilmu siapa yang sebenarnya lebih tinggi dari mereka berdua. Jika sang suami melontarkan bagaimana tentang teori ekonomi klasik serta apilikasinya untuk menunjang ekonomi di negeri ini, mka sang istri pun beradu argumen bahwa mazhab klasik itu sudah tidak relevan dengan kondisi yang ada sekarang, dan bagaimana mazhab keynes adalah satu-satunya mazhab yang dapat membawa pencerahan dinegeri ini.

Pada suatu ketika pasangan suami istri itu berencana pergi ke daerah wisata Kopeng yang berada di kota Salatiga. Mereka berangkat bersama anak mereka yang masih kecil. Kira-kira baru menginjak SD. Baru separo perjalanan mobil mereka pun mogok, tepat di depan sebuah Rumah Sakit Jiwa di kota Magelang. Mobil pun menepi dan sang suami mencoba membuka kap mesin mobilnya, mencoba memperbaiki mobilnya.

Satu demi satu mur dan baut pada mesin itu coba dilepas. Tanpa sengaja sang anak yang sedari tadi asyik melihat ayahnya memperbaiki mobil, bermain-main dengan mur dan baut mobil yang dilepas oleh sang anak, dibuanglah mur baut itu ke dalam selokan depan RSJ yang berlumpur.

Seketika paniklah kedua suami istri tersebut, maka mereka berdua dengan kebingungan mencari mur dan baut yang dibuang oleh anak mereka. Berjam-jam mereka mencari - cari di dalam selokan tersebut.

Tanpa sadar ada seorang gila yang sedari tadi memperhatikan kegiatan mereka.

"Lagi pada ngapain kamu disitu, saya yang udah gila 15 tahun disini aja g pernah dapat ikan kalo mancing disitu." Kata orang gila itu

Lalu sang suami menimpali. "Kami disini g lagi mancing mas, kami lagi cari mur dan baut"

"Lha wong saya cari ikan saja g pernah dapat2, apa lagi kamu yang cari mur dan baut."

"Kenapa g beli saja mur dan baut di bengkel seberang jalan". sambil menunjukkan bengkel mobil diseberang jalan.

"Sini saya bantu dorong mobilnya ke bengkel seberang jalan", kata orang gila itu lagi

alhasil mobil itu mulai di dorong ke bengkel yang terletak diseberang Rumah Sakit Jiwa tadi. Sambil mengucapkan terimakasih, bapak tadi bertanya pada orang gila tadi.

"kok bisa ya, padahal kan kamu gila"

Lalu Orang gila itu pun menjawab kembali

"saya kan gila, tapi g bodoh", sambil ngeloyor pergi.